ID
Belum terhubung

Parameter

Ctrl+Enter

Respons

Bot API Tester adalah alat gratis untuk tes bot Telegram langsung dari browser: tempel token bot, pilih salah satu dari 185 metode Bot API 10.3, isi formulir parameter, dan respons JSON langsung muncul. Anggap saja ini Telegram Bot API online sekaligus alternatif ringan untuk Postman — Anda bisa cek token bot Telegram, mencoba permintaan, atau men-debug bot tanpa menulis kode.

Cara tes bot Telegram dengan Bot API Tester

  1. Buat bot di @BotFather dengan perintah /newbot dan salin tokennya (lihat cara mendapatkan token bot Telegram).
  2. Tempel token ke kolom token. Token disimpan di localStorage browser Anda.
  3. Jalankan getMe. Token yang valid mengembalikan objek User milik bot; 401 Unauthorized berarti token salah atau sudah dicabut.
  4. Pilih metode dari 19 kategori atau lewat kolom pencarian, atau buka langsung dengan hash URL seperti telegram-bot-api-tester.html#sendMessage.
  5. Isi parameter (yang wajib diberi tanda), lalu klik Jalankan atau tekan Ctrl+Enter.
  6. Baca hasilnya di penampil JSON yang bisa dibuka-tutup per blok, lalu salin bagian yang Anda perlukan.

Cek token bot Telegram dan tugas umum lainnya

  • Cek token bot Telegram. getMe berfungsi sebagai pemeriksa token: satu panggilan langsung menunjukkan apakah token valid dan milik bot yang mana.
  • Mencari chat ID. Mulai long polling, kirim pesan ke bot, lalu lihat message.chat.id di riwayat update yang menyimpan 100 update terakhir. Penjelasan lengkapnya ada di cara mengetahui chat ID Telegram.
  • Mencoba pesan dan format teks. Uji sendMessage dengan parse_mode, inline keyboard, dan pratinjau tautan sebelum menuliskannya di kode; baca juga cara mengirim pesan lewat Bot API.
  • Mengelola webhook. Panggil setWebhook, getWebhookInfo, dan deleteWebhook seperti dijelaskan di panduan webhook bot Telegram.
  • Menjelajahi Bot API 10.x. Kategori baru seperti Pesan kaya (rich messages) dan Pesan sementara (ephemeral messages) tersedia di samping metode klasik dan siap dipanggil dengan token Anda.

Karena getUpdates tidak berfungsi selama webhook terpasang, tester memanggil deleteWebhook terlebih dahulu saat long polling dimulai (update yang tertunda tidak dihapus). Jika bot Anda di produksi memakai webhook, pasang kembali dengan setWebhook setelah selesai menguji.

Privasi: token tetap di browser Anda

Tester ini adalah halaman statis tanpa backend sendiri. Token disimpan di localStorage browser, dan setiap permintaan dikirim langsung dari browser Anda ke api.telegram.org, yang mendukung CORS. Token dan lalu lintas API Anda tidak pernah melewati server kami. Meski begitu, untuk eksperimen sebaiknya gunakan bot uji terpisah.

Alat dan referensi lainnya

Lihat deskripsi OpenAPI 3.1 setiap metode di Swagger, uji JavaScript API Telegram.WebApp di Mini App Tester, atau buka referensi metode untuk melihat parameter beserta contoh curl, Python, dan JavaScript.

Pertanyaan umum

Bagaimana cara cek token bot Telegram masih valid atau tidak?

Tempel token ke tester, lalu jalankan getMe. Token yang valid mengembalikan "ok": true beserta id dan username bot; 401 Unauthorized berarti token salah atau sudah dicabut.

Apakah aman menempelkan token bot di tester ini?

Token hanya disimpan di localStorage browser Anda, dan permintaan dikirim langsung dari browser ke api.telegram.org, tidak pernah melewati server kami. Di komputer bersama, hapus token setelah dipakai; jika token bocor, cabut dengan /revoke di @BotFather.

Apakah Bot API Tester bisa menggantikan Postman?

Bisa, khusus untuk Telegram Bot API. Setiap metode sudah punya formulir parameter lengkap dengan tipe dan deskripsi, tidak ada koleksi yang perlu diimpor, dan long polling, riwayat update, serta penampil JSON sudah tersedia.

Kenapa getUpdates mengembalikan hasil kosong?

Biasanya memang belum ada update baru: kirim pesan ke bot Anda terlebih dahulu. Update hanya disimpan maksimal 24 jam, dan getUpdates tidak berfungsi selama webhook terpasang (409 Conflict), karena itu tester memanggil deleteWebhook sebelum mulai polling.

Versi Bot API berapa yang didukung tester ini?

Bot API 10.3 (24 Agustus 2026): semua 185 metode dalam 19 kategori, termasuk pesan kaya (rich messages) dan pesan sementara (ephemeral messages).

Update 0

Belum ada update.
Klik "Mulai" untuk memulai long polling.